Share a General Science : The Farm, Papers, Internet, Computer, Blogging.

Wednesday, May 22, 2013

teknik ternak ayam serama

Sejarah Ayam Serama 

Ayam Serama merupakan jenis ayam hasil persilangan Ayam Kapan alias kate kaki panjang dengan ras Ayam Modern Game Bantam. Penyilangnya adalah seorang yang bernama Wee Yean Een yang berasal dari Negeri Jiran Malaysia. Ia menyilangkan kedua jenis ayam tersebut Pada tahun 1971.

Ayam kapan ia pilih lantaran memiliki sayap menjuntai lurus ke bawah. Sedangkan Modern Game Bantams memiliki postur badan tegap, leher panjang dan tertarik ke belakang menyerupai huruf S. Pada tahun 1973 Wee Yean Een menyilangkan keturunan pertama hasil perkawinan antar ayam kapan dan Modern Game Bantam dengan jenis ayam sutera (Silkie Bantams). Perkawinan tersebut akhirnya melahirkan ayam sutera berpostur badan kecil.

Wee Yean Een nampaknya masih tidak puas dengan hasil persilangan tersebut. Penghulu ayam itu lalu menjodohkan keturunan ke dua tersebut dengan kate jepang. Ayam ini memiliki warna bulu indah serta bentuk ekor berdiri tegak. Pada tahun 1988 Wee Yean Een akhirnya berhasil mencetak ayam kate dengan bobot kurang dari 500 gr.



Cara Mengawinkan Ayam Serama

Cara mengawinkan serama tidak sulit walau kadang ada sedikit kendala. Ayam super mini ini memang sedikit sukar dikembang-biakkan tapi bukan berarti tidak dapat diternakkan. Ukuran kakinya yang pendek menyebabkan pejantan sulit melakukan penetrasi ketika hendak kawin. Akibatnya, proses perkawinan menjadi tidak mesra dan sering tidak tepat mengenai sasaran.

Hal tersebut dapat kita atasi dengan cara membantu ayam pejantan nangkring di atas ayam betina. Teknik pengawinan ini dilakukan dengan cara memegang ayam betina lalu menyodorkanya ke depan pejantan. Syaratnya, pasangan serama ini harus benar-benar sudah siap kawin. Induk betina siap kawin pada berusia minimal 5 – 6 bulan. Serama betina seperti itu biasanya berperilaku jongkok jika dipegang punggungnya. Sedangkan usia subur pejantan berkisar pada umur 4 hingga 5 bulan.

Beberapa peternak ada juga yang menerapkan teknik kawin gilir. Dalam metode ini ayam betina dipaksa melayani 3 ekor pejantan. Penggiliran dilakukan secara berselang sekitar 2 – 3 jam. Melalui cara perkawinan seperti itu diharapkan peluang keberhasilan dapat diperbesar.

Meski ukuran tubuhnya kecil, serama termasuk jenis ayam bernafsu birahi tinggi. Ia tak gentar dan tak segan-segan mengawini ayam berbadan lebih gede. Serama mulai belajar kawin ketika berusia 3 bulan. Pejantan muda sehat harus bisa menyalurkan hasrat bercintanya sebanyak 6 – 8 kali dalam satu hari.


teknik ternak ayam serama


EmoticonEmoticon