Share a General Science : The Farm, Papers, Internet, Computer, Blogging.

Saturday, December 28, 2013

Nama-nama Ayam Lokal yang ada di Indonesia


   
Indonesia memiliki wilayah yang luas dan kekayaan sumerdaya yang melimpah, termasuk ayam lokal yang perlu diseleksi untuk penghasil telur dan daging. Berikut ini adalah nama-nama ayam lokal di Indonesia.

1. Ayam Kampung

Hampir semua daerah di indonesia terdapat ayam kampung. Karakteristik ayam ini yaitu berbeda-beda, baik dari warna bulu yang tidak seragam maupun dan ukuran tubuh ayam ini relatif kecil, ramping, pipih.

2. Ayam Kedu

Ayam ini merupakan ayam lokal Indonesia yang berkembang di Kabupaten Temanggung Jawa Tengah. Berdasarkan warna bulu, ayam kedu dapat dibedakan menjadi empat macam yaitu :

a. Ayam Kedu Hitam

Ayam kedu hitam mempunyai warna bulu hampir semua hitam. Yang membedakan ayam kedu hitam dengan ayam kedu cemani adalah penampilan kulit pantat dan jengger masih mengandung warna kemerah-merahan. Ayam kedu hitam ini sering disamakan dengan ayam kedu cemani karena tubuhnya tampak serba hitam.

b. Ayam Kedu Cemani

Ayam kedu cemani mempunyai penampilan penampilan yang serba hitam seperti : pial, mata, shank (yang berada di kaki), comb, bulu tubuh, kuku, kulit, dan darah, semua itu serba hitam. Ayam cemani ini sering dicari orang untuk acara adat atau upacara adat atau yang lainnya. Ayam ini harganya bisa sangat mahal jika ada orang yang mencarinya.

c. Ayam Kedu Putih

Ayam kedu putih mempunyai penampilan warna bulu putih mulus, jengger dan kulit mukanya berwarna merah, kakinya berwarna putih  kekuning-kuningan.

d. Ayam Kedu Merah

Ayam kedu merah mempunyai penampilan warna bulu hitam mulus, tetapi kulit muka dan jengger berwarna merah, sedangkan kulit badannya berwarna putih .

3. Ayam Pelung

Ayam pelung merupakan ayam lokal yang berasal dari Kabupaten Cianjur Jawa Barat. Karakteristik dari ayam ini adalah memiliki ukuran tubuh yang besar dan tegap, kakinya panjang, kuat, dan suara kokoknya yang panjang yang berbeda dengan ayam yang lainnya dan menjadi ciri paling khas ayam ini.

4. Ayam Nunukan

Ayam nunukan merupakan ayam lokal yang berasal dari Pulau Tarakan, Kalimantan Timur.  Karakteristik ayam nunukan adalah warna bulunya merah cerah dan kekuning-kuningan, bulu sayap dan ekor tidak berkembang sempurna.  Ayam ini sering disebutkan ayam tanpa bulu alias bugil.

5. Ayam Sumatera

Ayam sumatera merupakan ayam lokal yang berasal dari Sumatra Barat. Penampilan tubuhnya tegap, gagah dan ukuran tubuhnya relatif kecil. Kulit muka juga berwarna merah atau hitam, ditumbuhi bulu halus yang jarang .

6. Ayam Gaok

Ayam gaok merupakan ayam yang berasal dari Madura Kabupaten Sumenep. Kelebihan ayam gaok yaitu kokoknya memiliki suara panjang yang hampir sama dengan ayam pelung yang terdapat di Cianjur Jawa Barat. Ayam gaok mempunyai penampilan tubuh besar, tegap dan gagah. Jenggernya besar dan berwarna merah, shank berwarna kuning dan bulunya didominasi oleh warna kuning kehijau-hijauan.

7. Ayam Sentul

Ayam sentul merupakan ayam lokal yang berkembang di daerah Kabupaten Ciamis Jawa Barat.  Penampilan tubuh ayam ini mirip seperti ayam bangkok. Bentuk jengger dan pialnya besar dan lebar. Ada lima variteas ayam sentul berdasarkan warna bulunya yaitu : ayam sentul emas, ayam sentul debu, ayam sentul jambe, ayam sentul batu, dan ayam sentul kelabu.

8. Ayam Merawang

Ayam merawang merupakan ayam lokal yang banyak terdapat di daerah Bangka Belitung. Ayam merawang mempunyai warna bulu yang seragam yaitu cokelat kemerahan sampai keemasan seperti ayam niaga petelur.

9. Ayam Ketawa

Ayam ketawa ini merupakan ayam lokal yang berasal dari Sulawesi. Ciri khas dari ayam ini adalah kokoknya yang menyerupai orang ketawa. Dahulu ayam ini peliharaan oleh Raja di Sulawesi.

Terimakasih, semoga menambah wawasan dan bermanfaat.

4 comments

wah ternayata banyak juga nama ayam lokal indonesia ya .?
Nice post gan

Iya gan.. kekayaan alam Indonesia melimpah, begitu juga ayam lokalnya :d Thanks gan

ayam ketawa kocak tuh kalo berkokok =))


EmoticonEmoticon